Lewati ke konten

Mengakses Property

Setelah halaman ini, kamu dapat mengambil nilai properti object menggunakan Dot Notation (titik) maupun Bracket Notation (kurung siku), serta tahu kapan harus menggunakan masing-masing cara.


Setelah object dibuat dengan berbagai properti di dalamnya, bagaimana cara kita mengambil kembali data tersebut? Ada dua cara utama yang disediakan oleh TypeScript.


Ini adalah cara yang paling umum, bersih, dan sering digunakan:

📄 TypeScript
console.log(siswa.nama)

2. Bracket Notation (Menggunakan Kurung Siku [])

Section titled “2. Bracket Notation (Menggunakan Kurung Siku [])”

Cara ini mirip dengan cara kita mengakses elemen array, dengan menuliskan key sebagai string di dalam []:

📄 TypeScript
console.log(siswa["nama"])

Bayangkan laci lemari:

  • Dot Notation seperti langsung menunjuk laci bertuliskan “Nama”: lemari.Nama. Ini cepat dan mudah jika nama laci hanya satu kata.
  • Bracket Notation seperti menuliskan nama laci di selembar kertas memo, lalu mencocokkan kertas memo itu dengan laci lemari: lemari["Nama"]. Cara ini sangat berguna jika label laci menggunakan kata yang tidak standar (ada spasi) atau jika label lacinya disimpan di dalam variabel lain.

🖥️ Output
Dot Notation (Paling Bersih)
siswa . nama ──► "Putra"
objek titik properti
Bracket Notation (Lebih Fleksibel)
siswa [ "nama" ] ──► "Putra"
objek kurung properti
siku string

Buat src/bab6/mengakses-property.ts:

📄 TypeScript
const profilSiswa = {
nama: "Putra",
umur: 17,
"nomor-absen": 15
}
// 1. Menggunakan Dot Notation (Titik)
console.log("=== Dot Notation ===")
console.log(`Nama: ${profilSiswa.nama}`)
console.log(`Umur: ${profilSiswa.umur}`)
// 2. Menggunakan Bracket Notation (Kurung Siku)
console.log("\n=== Bracket Notation ===")
console.log(`Nama: ${profilSiswa["nama"]}`)
console.log(`Absen: ${profilSiswa["nomor-absen"]}`) // Wajib memakai bracket
// 3. Mengakses Properti Menggunakan Variabel (Hanya bisa dengan Bracket)
const propertiYangDicari = "umur"
console.log(`\nCari properti '${propertiYangDicari}': ${profilSiswa[propertiYangDicari as keyof typeof profilSiswa]}`)

Jalankan:

🖥️ Output
tsx src/bab6/mengakses-property.ts
🖥️ Output
=== Dot Notation ===
Nama: Putra
Umur: 17
=== Bracket Notation ===
Nama: Putra
Absen: 15
Cari properti 'umur': 17

  • profilSiswa.nama — menggunakan Dot Notation untuk mengakses properti nama.
  • profilSiswa["nomor-absen"] — jika key properti menggunakan tanda hubung -, Dot Notation tidak bisa dipakai (karena profilSiswa.nomor-absen akan dianggap operasi matematika pengurangan: profilSiswa.nomor dikurangi absen). Bracket Notation wajib digunakan di sini.
  • profilSiswa[propertiYangDicari] — Bracket Notation memungkinkan kita mengakses properti secara dinamis menggunakan variabel string.

Cara Kelebihan Kelemahan Kapan digunakan?
Dot Notation Sangat bersih, autocomplete VS Code bekerja maksimal Tidak bisa untuk key berspasi/simbol, tidak bisa pakai variabel Default untuk semua properti standar
Bracket Notation Bisa untuk key berspasi/simbol, bisa menggunakan variabel Menulisnya lebih panjang, butuh tanda kutip Untuk properti kustom dan akses dinamis via variabel

Buat object data komputer (merk, ram, penyimpanan). Tampilkan semua properti tersebut secara bergantian: 2 properti diakses dengan Dot Notation, dan 1 properti diakses dengan Bracket Notation.


  • Properti object diakses dengan Dot Notation (objek.properti) atau Bracket Notation (objek["properti"]).
  • Gunakan Dot Notation secara default untuk kerapian kode.
  • Bracket Notation wajib digunakan jika key properti tidak standar (mengandung spasi/simbol) atau diakses dinamis melalui variabel.